LANGKAH CERDAS MENJADI KARYAWAN SUKSES

By | April 10, 2017

Bekerja, tentu saja tidak sekedar bekerja. Sekedar dapat pekerjaan, sekedar menjalankan aturan kerja, dan sekedar menerima gaji bulanan. Menurut data statistik dari BPS (Badan Pusat Statistik) jumlah orang yang bekerja di Indonesia adalah 118,2 juta orang dari jumlah penduduk yang berjumlah 257 juta dan 7,5 juta adalah sarjana pengangguran.

Jumlah penduduk yang bekerja bervariasi dari lulusan SD, SMP, SMP, Perguruan Tinggi. Artinya bahwa penduduk yang bekerja sebagai karyawan tetap mendominasi jenis pekerjaan (bukan wirausahawan). Sayangnya banyak orang yang bekerja hanya sekedar bekerja, asal dapat uang, asal dapat penghasilan untuk menyambung hidup. Mengapa hal ini terjadi? Salah satunya adalah tidak memiliki wawasan dan pemahaman tentang pekerjaan.

Sebenarnya, langkah untuk menjadi cerdas sebagai karyawan sukses dapat dimulai saat seseorang sekolah, entah dari SMA atau Perguran Tinggi. Darimana memulainya, yaitu membaca banyak buku tentang dunia pekerjaan yang diminatinya. Atau ada langkah cerdas lagi, yaitu ketika sudah mengetahui potensi sejak dini, sejak sekolah, maka mulai saat itu juga melakukan langkah untuk ‘branding’ kemampuan tersebut dengan cara menulis, entah menulis artikel atau buku.

Banyak yang malas untuk mulai menulis, padahal menulis tentang kemampuan atau bidang ahlinya akan memberikan dampak networking yang luas dan semakin banyak orang tahu kemampuan Anda.

Apalagi bila Anda mempunyai buku dan buku tersebut Anda bawa saat wawancara kerja kemudian diberikan kepada user yang mewawancarai Anda. Buku yang merupakan tulisan tentang keahlian bidang Anda! Sudah pasti Anda akan mendapatkan nilai plus dalam awal pekerjaan.

Menulis buku itu mudah, apabila Anda memang ingin melakukannya untuk menempatkan posisi Anda dalam keahlian yang diperhitungkan. (Anda bisa baca juga bagaimana menjadi penulis yang sukses)

Sebagai karyawan baru, banyak yang terlena dengan kesibukan dan gaji yang diterimanya sehingga ia lupa melakukan upgrade kemampuannya. Mulai dari awal carilah hal-hal yang meningkatkan kemampuan bidang pekerjaan Anda, entah dari baca buku, googling internet atau ikut pelatihan dan seminar-seminar.

Banyak karyawan yang ahli di bidangnya namun karena tidak ada yang tahu bahwa ia ahli sehingga ia tampak menjadi rata-rata seperti karyawan lainnya. Saya berikan contoh sederhana yaitu seorang karyawan pabrik sepatu yang pekerjaannya adalah mengemas sepatu (packaging). Bayangkan bahwa untuk sebuah pabrik sepatu, jumlah karyawan dalam bidang ini cukup banyak. Dan hampir setiap karyawan merasa biasa-biasa saja. Setiap hari paking sepatu adalah sesuatu yang dianggap biasa.

(saya sengaja berikan contoh yang jumlah karyawan banyak sehingga tahu perbedaannya dimana)

Nah, dari sekian banyak karyawan di pabrik sepatu, bayangkan apabila ada satu orang yang menulis blog tentang sepatu. Jenis sepatu bagus, pembuatan sepatu, cara paking sepatu, situasi pekerjaan dan semua hal yang berhubungan dengan sepatu. Apa yang terjadi? Jelas bahwa orang tersebut akan terkenal sebagai ahli sepatu dan tidak tertutup kemungkinan akan ‘dibajak’ oleh perusahaan sepatu lainnya yang membaca blog tersebut.

Itu baru menulis blog. Bagaimana kalau dia menulis buku? Tentu lebih dahsyat – cetar membahana!

Contoh lagi seorang teller bank. Tentu profesi ini diduduki oleh jumlah karyawan yang banyak. Dan apabila ia hanya berangkat pagi pulang malam maka ia hanya menjadi karyawan biasa saja sebagai teller bank. Bayangkan apabila karyawan teller bank mulai menulis tentang keuangan, dunia teller, pelayanan nasabah bank, dunia perbankan dan keuangan yang ia tahu. Apa yang terjadi? Tentu ia mempunyai nilai plus dan jangkauan networking yang luas dari pembaca tulisan-tulisannya.

Hal tersebut adalah langkah cerdas pertama yang banyak dilupakan oleh karyawan. Nanti di artikel saya lainnya akan saya tulis langkah-langkah cerdas lainnya. Yang jelas adalah begitu Anda memulai langkah menjadi karyawan maka bangunlah ‘brand’ keahlian Anda pada bidang pekerjaan yang Anda geluti. Jangan menjadi rata-rata, namun lihatlah apa yang tidak dilakukan oleh rekan-rekan Anda dan mulailah melakukannya!

Beritakan keahlian Anda, wartakan kemampuan Anda dan masuk ke dalam group-group diskusi dalam bidang sejenis dengan pekerjaan Anda. Dengan demikian maka Anda sudah mulai melakukan langkah cerdas menjadi karyawan sukses.

(bersambung ke bagian 2)