Profesi penting di era VUCA setelah DISRUPTION

Arah industry berubah, dari ‘produk’ menjadi ‘platform’. Dari industri konvensional menjadi industry digital. Dari sisi karyawan, saat ini tidak ada karyawan dari sebuah perusahaan yang tidak mempunyai sosial media. Kalaupun ada, tentu saja yang sudah berumur lima puluh tahun ke atas atau generasi yang saat ini sudah mendekati pensiun. Era disruption memang telah dan tengah dilalui, dan hal tersebut membawa banyak perubahan atau pergeseran cara pandang dan pelaku dari semua industri yang ada. Hasilnya adalah, industri yang tidak mampu berselancar di era disruption akan gulung tikar, baik itu industri dalam skala besar maupun kecil.

Era disruption bukan hanya melulu soal digital, bukan hanya perpindahan dari cara manual ke cara digital. Namun, disruption merupakan era baru yang tiba-tiba memutus rangkaian lama, bahkan yang sudah dibangun betahun-tahun.  Yang jelas terlihat adalah adanya platform toko online dan ojeg online. Ini jelas memutus rangkaian pembelian yang sudah lama dibangun dan terjadi dalam sehari-hari. Sekali lagi ini bukan soal digitalisasi, namun dalam soal pergantian platform industri.

Nah, bagaimana sebuah industri dapat berselancar melalui era disruption ini? Atau mungkin saja industri yang anda bangun saat ini sedang terkena dampak akan gulung tikar dan berada pada titik krisis? Sebelum ini anda juga dapat membaca artikel saya yang berjudul Kurva S yang melengkapi pemahaman perubahan industri yang sedang anda bangun.

Ada lima hal penting yang dapat anda jadikan refleksi terhadap industri yang anda bangun sehingga anda paham mengapa industri anda mungkin sedang menukik tajam. Bila kelima hal ini ada, maka segeralah untuk mengubah platform industri anda!

Pertama, adalah apakah proses bisnis industri anda saat ini sudah simple? Efisiensi merupakan kuncinya. Dan tentu saja hasilnya adalah penghematan banyak biaya di segala sektor bisnis anda.

Kedua, adalah apakah kualitas produk dari bisnis anda lebih baik saat ini? Kalau biasa saja dan masih sama, maka bersiaplah untuk ditinggalkan.

Ketiga, adalah apakah bisnis anda sudah menciptakan pasar baru?

Keempat, adalah apakah produk dari bisnis anda saat ini lebih mudah diakses, dijangkau dan diketahui oleh banyak orang? Sehingga lebih banyak orang akan mudah mengetahui apa produk bisnis anda tanpa harus datang ke gerai industri anda.

Kelima, adalah apakah industri bisnis anda kini lebih terlihat smart, menjadi menghemat waktu dan akurat?

Profesi apapun di era disruption, dari level direktur, manager sampai pelaksana harus mampu menggulirkan lima hal di atas. Dan apakah era industri akan berhenti di era disruption saja? Setelah semua hal bergeser dengan cepatnya tanpa bisa diprediksi (pergeseran meliputi lima hal di atas) maka kini kita memasuki era industri yang lebih kompleks dalam disruption, yaitu era VUCA – Volatily, Uncertainty, Complexity dan Ambiguity.

Volatily adalah lingkungan labil, cepat berubah terjadi dalam skala besar.

Uncertainty adalah Sulit meprediksi dengan akurat apa yang akan terjadi.

Complexity adalah Multi faktor yang saling terkait.

Ambiguity adalah Ketidakjelasan suatu kejadian dan mata rantai akibatnya.

Untuk dapat menggulirkan lima hal di atas dalam era disruption dan menghadapi era vuca, maka beberapa keahlian ini sangat diperlukan, yaitu: Emotional Intelligence, Judgment and Decision Making, Service Orientation, Negotiation, Cognitive Flexibility, Complex Problem Solving, Critical Thinking, Creativity, People Management, Coordinating with Others.

Dan terakhir, bahwa industri di era vuca bukan tentang kepemilikan anda sendiri, sekecil apapun industri bisnis yang sedang anda bangun. Di era ini pergeseran yang terjadi adalah posisi berbagi peran dan cara kerja yang integrated. Untuk itulah buatlah industri bisnis anda merupakan industri bisnis yang dapat berbagi peran, jejaring, terhubung dan berkolaborasi. Apabila industri bisnis anda masih bertahan dengan kepemilikan tunggal, maka bersiap-siaplah untuk menutup toko bisnis anda.

Semoga bermanfaat!

One thought on “Profesi penting di era VUCA setelah DISRUPTION”

  1. terimakasih pak sudah di tag, era VUCA memang membuat kebingungan dari beberapa perusahaan yang tetap menggunakan mindset konvensional. Dilihat dari kompetisi sekarang kompetitor bisa datang dari industri yang sangat berbeda, bisa lihat gojek – sebagai perusahaan transportasi bisa menjadi ancaman buat industri finansial dan industri lain kalau dia semakin meleverage e-moneynya. Tentunya keahlian yang perlu dikembangkan perusahaan juga sangat berbeda agar bisa berselancar di gelombang industri yang bersifat VUCA.

Comments are closed.